8.17.2012
andromeda shout at 5:55 AM

Tiba-tiba berakhir disini.. hum.. tempat ini..

Its a hard day, seharusnya hari ini menjadi me day, tapi cukup 1 sms aja mood saya langsung berantakan tiba-tiba malas ngapa-ngapain dan kembali ketakutan. Akhirnya memutuskan untuk jalan, muter-muter dago keluar masuk toko dengan kepala yang nyaris kosong ga tau ga tau dan ga tau mau ngapain... udah lama sekali sejak terakhir jalan sendirian untuk ngilangin rasa yang tidak nyaman itu.

Saya selalu kagum atau mungkin takjub dengan orang yang memutuskan untuk menikah.. diantara jutaan lelaki atau perempuan mereka bisa memilih satu orang untuk diikat kemudian diberikan hak dan tanggung jawab sebagai pasangan seumur hidup, woooow saya selalu merasa mereka2 yang memutuskan menikah adalah orang-orang yang sangat berani orang-orang yang sangat percaya diri sehingga mereka bisa menitipkan kebahagian mereka kepada pasangan yang mereka pilih.

Saya? Saya ga berani.. tiap kali memikirkan hal itu saya ketakuan, saya tidak percaya diri kalo ada orang yang akan memberikan kebahagian buat saya, diantara jutaan lelaki masa ia bisa dapat sesorang yang emang ditakdirkan buat kita, gimana kalo ternyata bukan orang itu gimana kalo saya salah pemikiran itu berputar dikepala saya sehingga menimbulkan ketakutan. Saya tidak percaya diri saya akan mendapatkan lelaki takdir saya.

Mungkin karena saya sudah nyaman dengan kehidupan single saya, saya bisa melakukan apa yang saya mau tanpa takut pendapat orang lain, saya menjalani hidup betul2 sesuai dengan yang saya inginkan, terlebih saya bukan tipe orang yang senang berasosialisasi saat yang paling nyaman buat saya adalah saat sendiri tidak terusik kehadiran orang lain.. maka saya merasa sangat terganggu ketika memikirkan untuk mencari pasangan hidup, saya betul2 tidak menyukai pemikiran itu..

Saya sering berpikir orang yang cocok buat saya adalah orang yang seperti saya sendiri, orang yang takut dan tidak percaya diri sehingga kita akan saling memahami karena kita mempunyai ketakutan yang sama jadi kita akan saling menghormati dan mengetahui bahwa kensendirian adalah pasangan sejati kita. Mungkin buat saya pernikahan pada akhirnya hanyalah sebuah formalitas kewajiban dihadapan keluarga sedang saya dan pasangan saya tetap menjadi diri kami sendiri, tetap berada dalam kesendirian kami, karena itu adalah zona ternyaman... Seandainya bisa.. seandainya ada...

Tempat ini.. 2 tahun yang lalu.. dia.. dia dan kesendirian dia.. orang yang cocok untuk hidupku.



Archives
 
HOME | CONTACT | BLOGGER | CREATIVE COMMON LICENSE
© 2002 - 2008 andromeda.