|
|
|
|
|
|
|
1.29.2009
andromeda shout at 3:56 PMrasanya menyenangkan bisa bangun pagi tanpa merasa kesiksa, langsung mandi dan karena kepagian akrhirnya memutuskan untuk mengerjakan laporan dolo, biar agak nyantai di kantor.
katanya orang bangun pagi itu untuk menjerat rezeki kita biar ga kemana dan barusan saya juga menjerat rezeki saya ketemu sama vendor kaos saving energy menyelesaikan pemesanan kaos dan taraaa akhirnya ada kepastian, sebenarnya itu memang hak aku dimana aku udah pesen dan bayar tapi karena bad story kemaren kemaren tentang kaos yang bertipe global warming akhirnya aku ambil kesimpulan udah deh asal nyampe di tempat deh mo itu lama kek atau kaosnya ga sesuai ama perkiraan asal nyampe aja, soalnya yang terakhir itu udah nunggu hampir setengah taun eh kaosnya disambet ama mafia paket di kantor kaka alias ntu kaos ilang uh gila bete nya se amit amit dah. terus niat bangun pagi juga biar bisa ngantor tepat waktu anaka anak udah bilang rani semangat kerja nya turuuun alias ngantornya telat muluu tekad saya hari ini bisa ngantor datang paling pertama dibanding anak anak laiinn.. tapi apa itu bisa kalo sekarang aja masih belum di baju dan belum pake make up dan masih nge blog serta lagi mau buka fesbuk??? yakin loe ran bisa pertama datang ke kantor??? 1.12.2009
andromeda shout at 11:12 AMsetiap memikirkan kata menikah aku sering merinding, yah yah memang si aku ngerasa iri dengan teman teman yang sudah pada gendong anak atau teman teman yang sudah mempunyai tanggal aku ngerasa aku iri dengan mereka tapi disatu sisi berpikir untuk menikah itu benar benar bikin ketakutan.
aku merasa sangat nyaman seperti, sangat sangat nyaman seandainya tidak ada yang merasa sakit hati kalau aku memilih untuk hidup sendiri dan menikmati kehidupan sendiri maka aku akan memilih untuk hidup sendiri, tapi saat mengingat keluarga berharap banyak kepadaku aku kembali berpikir untuk cepat-cepat menemukan setengah dari hidupku, hanya saja proses kesana begitu sulit, ok ok aku yang mempersulit proses, aku merasa makin kesini aku makin menciptakan segala macam hal yang membuatku berpikir ulang tentang orang yang ada dihadapanku dan mengajakku untuk "serius" dan lebih parahnya bahkan walaupun aku "mencintai" orang itu aku merasa tidak cukup. kembali aku menyusun strategi bagaimana untuk membuat aku tidak terlihat berdosa saat menendang orang itu. maapkan aku.. hanya saja rasa yang aku rasakan tidak cukup untuk memendam rasa lain yang timbul. itu sesuatu seperti rasa takut, rasa takut aku tidak akan merasa ketertarikan menjalani hidup seperti apa yang sedang aku jalani sekarang kalau aku menikah. itu seperti sebuah rasa ketakutan, ketakutan akan perubahan yang sangat besar. rasa takut dan rasa tidak siap. itu seperti rasa tidak percaya akan bisa bahagia saat kita mempunyai komitmen dengan orang lain. itu seperti rasa takut saat berpikir aku salah menemukan "jodoh" aku, itu seperti rasa takut saat aku menyadari aku "akan" "hanya" dan "harus" mencintai satu lelaki dan aku tidak bisa berbuat apa apa saat aku menemukan orang lain yang ternyata lebih cocok dengan aku dibanding suamiku. itu seperti ketakutan aku tidak bisa menjaga perasaanku hanya untuk suamiku. dan sekarang, aku benar benar takut. takut memutuskan, takut mengambil keputusan, umur udah tidak bisa diajak kompromi tapi ketakutan yang aku rasakan juga tidak bisa diajak kompromi, bagaimana aku harus bersabar menghadapi semua sedangkan waktu terus berjalan, sampai kapan?? sampai kapan aku harus menunggu hatiku memberikan izin untuk diriku sendiri untuk menerima orang lain mengisi hidupku... sekarang jam 02:30 dan aku gak bisa tidur memikirkan hal itu, memikirkan jalan keluar memikirkan dokter yang bagus untuk menyembuhkan sindrom ini. |
|
Archives
|
|
© 2002 - 2008 andromeda. |